Who Am I : How To Find Myself

Photo by @senivpetro on Freepik

Pernah gak kamu menilai setiap orang terdekatmu, orang yang kamu pikir kamu kenal dengan orang tersebut dan bagaimana kamu mengenalnya dari apa yang kamu ketahui tentangnya dari sifatnya entah periang, optimis, bersemangat, rajin ataupun mungkin sebaliknya. Bagaimana dengan diri kamu sendiri ? apakah kamu sudah mengenal diri kamu, mulai dari hal simpel seperti bertanya “Who Am I?” pada diri sendiri.        

Nah Sahabat Kisara, Setiap orang atau individu memiliki pandangan atau penjelasan terhadap diri mereka sendiri. “Self Concept”, iyap konsep yang menggambarkan mengenai diri individu itu sendiri, ciri-ciri yang dianggapnya menjadi bagian dari diri individu itu sendiri serta bagaimana pandangan terhadap berbagai perannya dalam kehidupan ataupun lingkungannya.

Menurut Carl Rogers seorang Psikolog ternama dari Amerika, mengatakan bahwa terdapat dua keadaan yang dilihat oleh individu atau seseorang terhadap dirinya sendiri, yang pertama adalah Ideal Self yaitu keadaan diri individu yang ingin dilihat atau apa yang ingin dicapai oleh individu itu sendiri. Sedangkan yang kedua adalah Real Self dimana individu melihat dirinya sendiri berdasarkan keadaan dirinya saat ini dan sesuai dengan realitas atau kenyataan yang ada pada diri individu itu sendiri.

Dengan melihat diri kita sendiri sesuai kenyataan dan berdasarkan apa yang ingin kita lihat atau capai merupakan kecenderungan bagaimana individu akan menggambarkan dirinya sendiri atau bagaimana memandang dirinya sendiri, kedua hal ini akan menjadi baik bagi individu itu sendiri jika terdapat kecocokan antara real self dengan ideal self karena dengan keadaan yang nyata saat ini yang sesuai dengan keadaan yang diharapkan akan menjadi sebuah nilai positif bagi individu itu sendiri seperti terbuka dan dapat lebih menerima dirinya sendiri serta juga mampu untuk mengembangkan diri ke arah aktualisasi diri (fully functioning person). Nah, bagaimana jika tidak ada kecocokan atau terdapat perbedaan yang besar antara Ideal Self dan Real Self? Semakin lebar ketidakcocokan ini justru akan menyebabkan seseorang mengalami kecemasan dan merasa rendah terhadap dirinya. Sebagai contoh seseorang memiliki ideal self sebagai seseorang yang memiliki tubuh ideal dan bagus tetapi pada real self yang dilihat justru kebalikannya dan malah menimbulkan kecemasan dan minder atau merasa tertekan dengan hal tersebut.

Terus, apa yang bisa kita lakukan untuk benar-benar mengenal diri dan mencintai diri kita sendiri?

Hal pertama yang bisa kita lakukan adalah “Self Talk”, berdialog dengan diri kita sendiri tentang apa yang kita suka, sudah capai, lakukan, dan hal lainnya yang bisa dilakukan baik dalam hati maupun dengan suara lantang untuk membantu diri menjadi lebih sadar dan menerima semua kelebihan begitu juga kekurangan kita sendiri.

Mintalah pendapat orang tua atau orang terdekat, karena merekalah yang paling sering kita ajak bersama dan mengenal kita dari sudut pandang mereka. Bagaimanapun pandangannya hal tersebut merupakan hal yang baik untuk diri kita menjadi lebih baik.

Psikolog, dengan meminta pendapat atau masukan dari psikolog yang memang ahli pada bidangnya juga menjadi hal yang disarankan jika memang diperlukan untuk bagaimana kita lebih mengenal diri sendiri.

Terakhir, yang bisa kita lakukan adalah dengan membuat “Self Journal”, hal yang bisa kita lakukan setiap harinya dengan mulai dari menulis tentang diri kita sendiri sampai pada hal-hal seperti makanan favorit, minuman favorit, hal-hal yang disukai, dan lain sebagainya yang kemudian bisa kita lanjutkan tentang bagaimana kegiatan atau hal-hal yang kita alami setiap harinya. Dengan self journal kita bisa menulis sekaligus mengingat tentang bagaimana diri kita, yang pastinya untuk lebih mengenal tentang diri kita sendiri melalui tulisan yang kita buat.

Mengenal diri sendiri bukan hanya sekedar untuk tahu tentang bagaimana diri kita dan sebatas memahami diri sendiri tetapi juga tentang bagaimana dengan mengenal diri sendiri kita juga menjadi lebih menyadari, menerima, dan menghargai kelebihan dan kekurangan diri kita sendiri serta bagaimana kita memiliki keinginan untuk mengembangkan kemampuan diri menjadi lebih baik. Karena sebenarnya yang bisa menyelamatkan dan membantu diri kita ya diri kita sendiri pada akhirnya nanti.

 

Ade

Relawan Kisara

Pin It

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.