Satu Jam lebih dekat bersama Melinda Gates di Indonesia Youth Summit

melinda gates

Siapakah Melinda Gates?

Mungkin sahabat Kisara, sebagian ada yang pernah dengar nama tersebut, atau bahkan belum sama sekali. Tapi saat mendengar kata Bill Gates? Nah, pasti sebagian besar langsung berpikir mengenai orang terkaya di dunia ya. Yaps, dari nama belakangnya saja sudah dapat ditebak yaa, kalau Melinda Gates merupakan istri dari seorang yang selama beberapa tahun dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dengan penghasilan yang dapat dihitung per detik dengan menjadi seorang bos dan pendiri dari Microsoft sebuah perusahaan perangkat Lunak terbesar di dunia.

Lalu apa istimewanya Melinda gates?

Mereka tidak hanya dikenal sebagai keluarga terkaya sebagai seorang pebisnis dan investor, namun juga dikenal sebagai filantropis dengan mendirikan yayasan yang diberi nama Bill & Melinda Gates Foundation. Yaps, bersama dengan sang istri, Melinda gates, yayasan tersebut telah banyak memberikan kontribusi terkait dengan peningkatan akses pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi pada keluarga miskin di Negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pada Maret lalu, Melinda Gates menyempatkan waktu berkunjung ke Indonesia dalam rangka menghadiri kegiatan youth summit atau temu nasional remaja Indonesia di Yogjakarta yang dilaksanakan pada 21- 23 Maret 2017. Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari BKKBN bersama Johns Hopkins Centre for Communication Program, Rutgers WPF Indonesia, UNICEF, dan UNFPA, serta berbagai pemangku kepentingan program remaja di Indonesia. Tentunya bekerjasama juga dengan Bill & Melinda Gates Foundation. Pertemuan tersebut membahas mengenai upaya penurunan angka kehamilan dan kelahiran pada remaja. Hasil dari kegiatan temu remaja nasional ini yaitu rekomendasi dan program strategis, untuk meningkatkan keterpaparan dan akses remaja terhadap informasi, konseling, dan pelayanan kesehatan reproduksi untuk penurunan angka kehamilan dan kelahiran pada remaja usia 10 – 19 tahun serta pendewasaan usia perkawinan yang merupakan hasil diskusi perwakilan remaja di Indonesia.

Kehadiran Melinda Gates dalam kegiatan pertemuan tersebut sebagai Family Planning Champion atau sosok role model yang aktif berkontribusi terhadap implementasi program keluarga berencana di dunia. Pada 22 Maret, Melinda berperan sebagai keynote speaker bersama 3 remaja sebagai panelist, salah satunya adalah Koordinator KISARA PKBI Bali, yaitu kak Eka Purni. Pada kegiatan panelist tersebut, Melinda membagikan pengalamannya dalam memberikan bantuan terkait dengan implementasi program family planning untuk meningkatkan kesehatan ibu, dan pemberdayaan perempuan yang merupakan upaya peningkatan kesetaraan gender di Negara berkembang. Selain itu, beliau juga menceritakan pengalamannya terjun ke lapangan untuk berdiskusi bersama perempuan di India terkait dengan kesehatan reproduksinya. Pada panelist tersebut, kak eka juga berkesempatan mengajukan pertanyaan mengenai pandangan Melinda sebagai seorang ibu terkait dengan pemberian pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja awal (10 – 14 tahun). Melinda berpendapat bahwa pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif sangat penting untuk diberikan pada remaja sebagai upaya pemberdayaan remaja dalam mempersiapkan diri membentuk keluarga nantinya. Pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap risiko yang mungkin dialami oleh remaja apabila tidak menjaga kesehatan reproduksi dan seksualnya, dan mencegah untuk berperilaku yang berisiko menyebabkan kehamilan tidak direncanakan, HIV-AIDS, maupun penyakit menular seksual lainnya.

Setelah berdiskusi banyak mengenai pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif termasuk juga penyediaan layanan kespro termasuk akses kontrasepsi bagi remaja, Melinda  melanjutkan sesinya pada ruangan yang berbeda bertemu dengan 10 perwakilan remaja dalam roundtable meeting. Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu mendiskusikan isu kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja di Indonesia, sekaligus berbagi pengalaman mengenai situasi terkait isu tersebut di berbagai wilayah di Indonesia.

Walaupun kunjungan yang dilakukan sangat singkat, namun kehadiran Melinda disambut hangat oleh seluruh peserta dan menginspirasi banyak orang termasuk anak muda untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program keluarga berencana di Indonesia. Hasil dari kegiatan pertemuan tersebut yaitu adanya rekomendasi untuk seluruh pemangu kepentingan, baik itu pemerintah, swasta, maupun LSM untuk bekerjasama meningkatkan akses pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif pada remaja, memperluas akses layanan kesehatan reproduksi bagi remaja, dan juga mendesak adanya kebijakan/produk hukum yang mendukung untuk pencapaian kedua isu tersebut termasuk dalam upaya penurunan angka kehamilan dan kelahiran pada remaja di Indonesia.

Yaps, perjalanan yang singkat dan penuh makna ya sahabat Kisara. Tentunya, dengan kesempatan yang diberikan pada KISARA PKBI Bali untuk hadir dalam kegiatan tersebut, semoga dapat mewakili suara remaja Bali dan membantu dalam mengatasi permasalahan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja di Bali.

Viva Youth, Viva KISARA!

Oleh :

Ni Luh Eka Purni Astiti

Pin It

Leave a Reply