REMAJA PERLU DIET?

Ames Laksmi & Nita Sri Dewi

Relawan Kisara PKBI Bali

DIET

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa, yang kadang membuat remaja menjadi labil. Di masa ini terjadi berbagai perubahan fisiologis, seperti penambahan panjang tulang dan massa otot, juga perubahan sosial, emosi dan bahasa yang dapat mempengaruhi sisi psikologis remaja. Dalam fase peralihan ini, umumnya para remaja juga lebih senang membuat keputusan-keputusan mandiri, terutama tentang makanan, karena mereka lebih peduli mengenai penampilan dibandingkan aspek lain.

Seorang remaja umumnya menjadi sadar akan penampilannya dan selalu berusaha untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan dikagumi banyak orang, sehingga lebih percaya diri tampil dalam lingkungan sosialnya. Kepedulian terhadap citra tubuh (body image), yakni cara pandang terhadap dirinya sendiri, dimulai saat pertengahan masa kanak-kanak atau bahkan lebih dini, dan semakin kuat di masa remaja.

  1. Apa sih itu Diet Sehat?

Dalam memilih diet, seorang remaja khususnya remaja putri, harus berhati-hati karena bila salah, bukan tubuh ideal yang di dapat, melainkan penyakit. Jangan samakan diet remaja dengan diet orang dewasa, karena pada usia remaja terdapat berbagai faktor pertumbuhan dan perkembangan yang masih terjadi. Selain itu,  nutrisi nutrisi yang dibutuhkan jauh kebih besar daripada jumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh orang dewasa, sehingga program diet apapun dapat mengganggu proses tumbuh kembang mereka.

  1. Kenapa Harus Diet Sehat?

Rata-rata remaja putri membutuhkan sekitar 2000 kalori per hari, dan remaja puta sekitar 2800 kalori per hari. Namun karena ketidaktahuan, tak jarang remaja mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan sehingga terakumulasi menjadi lemak tubuh. Inilah yang justru menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas. Remaja dengan obesitas cenderung memiliki kesehatan lebih buruk dibandingkan remaja seusianya, dan lebih mungkin mengalami keterbatasan aktivitas fungsional. Remaja putri yang mengalami kenaikan berat badan pada masa pubertas menjadi tidak percaya diri dengan penampilannya. Hal ini menyebabkan mereka melakukan diet yang berlebihan, bahkan tidak jarang pula mengalami gangguan makan (eating disorder).

  1. Apa yang Terjadi Jika Tidak Diet Sehat?

Perlu dicermati, bahwa pengendalian berat badan yang berlebihan dapat menjadi tanda-tanda anoreksia nervosa dan bulimia nervosa. Anoreksia nervosa atau melaparkan diri berpotensi membahayakan jiwa. Remaja dengan anoreksia, walaupun secara terus menerus diet dan hampir tidak makan, mereka tetap berfikir bahwa mereka terlalu gemuk. Sedangkan pada bulimia nervosa, seseorang secara berkala mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu singkat, biasanya dua jam atau kurang, berusaha untuk membatalkan asupan kalori yang tinggi tersebut dengan memuntahkannya kembali.

Pada dasarnya, melakukan diet berarti membatasi dengan cermat konsumsi kalori atau jenis makanan tertentu, dan selama dilakukan dengan proporsional sesuai dengan kebutuhan tubuh, diet dapat membuat berat badan berkurang dan tubuh tetap sehat. Diet yang dilakukan secara sembarangan dapat berakibat fatal, terutama bagi yang sedang dalam amsa pertumbuhan, karena kekurangan nutrisi dalam jenis dan jumlah yang tepat dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu diet harus dilakukan secara benar dan aman, yaitu dengan cara menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

  1. Tips Diet Sehat

Mengontrol Kebiasaan

  • Remaja cenderung melakukan kebiasaan buruk, seperti melewatkan waktu makan, berolah raga terlalu berat, konsumsi makanan ringan dan minuman kemasan. Kebiasaan buruk tersebut sebaiknya diganti dengan kebiasaan baik yang bisa lebih memacu pertumbuhan badan, misalnya dengan memperbanyak konsumsi protein, sayuran dan buah. Dengan mengontrol porsi makan, maka Anda telah berhasil membatasi jumlah kalori yang masuk ke tubuh. Konsumsi kalori dalam jumlah sedikit akan mengurangi penumpukan lemak tubuh.

Hilangkan Kebiasaan Buruk

  • Sebaiknya hilangkan kebiasaan mengkonsumsi nasi dengan mie instan, karena kedua makanan itu mengandung karbohidrat. Mengkonsumsi nasi putih dan mie instan menghasilkan kurang lebih 750.000 kalori perporsi. Niatnya diet,mau makan nasi sedikit tidak ada lauk dan memilih mie instan sebagai lauknya. Nah itu sih bukan diet namanya. Jadi lebih baik lengkapi konsumsi karbohidrat dengan protein,lemak baik,vitamin,dan mineral yang cukup.

Jangan Tinggalkan Sarapan

  • Diantara ketiga waktu makan, sarapan adalah yang paling penting dalam meningkatkan laju metabolisme tubuh agar bisa memulai aktivitas dan bisa tetap aktif sepanjang hari. Banyak peneliti yang membuktikan bahwa mereka yang sarapan lebih mudah menurunkan berat badan dibanding yang melupakan sarapan. Jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi makanan berat di pagi hari, maka cukup memilih makanan yang kaya protein dan serat seperti sereal, telur, dan roti gandum.

Makan di Rumah Saja

  • Kebanyakan remaja lebih suka mengonsumsi makanan yang dijajakan di luar. Lebih sering makan siang di kantin sekolah daripada di rumah. Padahal jajanan di luar memiiki asupan kalori yang lebih banyak. Akan lebih sehat jika mulai saat ini Anda makan di rumah saja. Selain karena kebersihannya terjaga, Anda juga bisa mengatur banyak kalori yang masuk ke tubuh Anda.

Perbanyak Konsumsi Air Putih

  • Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih 2 – 3 liter perhari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Mengonsumsi air yang cukup akan meningkatkan laju metabolisme tubuh dan juga membantu mengeluarkan semua zat sisa atau racun dari tubuh. Peningkatan metabolisme sekaligus dapat meningkatkan pembakaran lemak dan penurunan berat badan.

Perhatikan Label Makanan Kemasan

  • Mengontrol kalori dapat dilakukan melalui kebiasaan yang sederhana, misalnya membaca label kandungan gizi pada makanan kemasan. Jumlah kalori yang disarankan bagi remaja untuk dikonsumsi setiap hari adalah sebanyak 2000 kalori per hari. Makanan yang digoreng dan dipanggang, serta susu full cream adalah jenis makanan yang harus dihindari karena tinggi kalori.

Olahraga

  • Rutin melakukan aktivitas fisik selama 1 jam tiap hari akan membantu Anda membantu Anda mendapatkan berat badan yang diinginkan. Pilihlah olahraga yang Anda sukai seperti jogging, sepeda, senam atau berenang. Aktivitas fisik seperti menari atau bersih-bersih rumah juga bisa membakar lemak tubuh yang berlebih.

Sumber:

http://www.ekahospital.com/diet-sehat-untuk-remaja-new-me-healthier-me

http://greenworld-slimmingcapsule.com/cara-diet-sehat-untuk-remaja

Editor: I Gusti Ngurah Edi Putra

Pin It

Leave a Reply