Remaja Bali Cinta Keberagaman dalam International Youth Day 2017

1502626651837

Hari Remaja Internasional merupakan peringatan bagi remaja yang ditetapkan oleh PBB sejak tahun 1998. Hari yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus menjadi momentum bahwa sebagai remaja wajib mengembangkan kreativitas dan partisipasi dalam membangun bangsa dan negara. “Love in Diversity” menjadi tema peringatan International Youth Day KISARA PKBI Bali tahun 2017 ini, mengajak seluruh remaja khususnya di Bali menghargai dan mencintai perbedaan kehidupan remaja dari ragam identitas. Diharapkan remaja di Bali dengan ragam perbedaan mampu bersatu membangun kesejahteraan dan perdamaian dunia. Pada 12 Agustus 2017 PKBI Bali sebagai salah satu anggota aliansi satu visi (ASV) melakukan sebuah deklarasi terkait aksi “Stop Bullying” pada remaja yang langsung dikoordinasi oleh KISARA dan anggota forum remaja Bali. Deklarasi yang ditandatangani oleh Walikota Denpasar yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Puskesmas se-Kota Denpasar, Direktur PKBI Bali, Kementerian Agama Kota Denpasar, P2TP2A Kota Denpasar, Komunitas – Komunitas Remaja, dan Sekolah – Sekolah di Kota Denpasar menyatakan secara penuh mencegah terjadinya tindakan bullying yang sering terjadi belakangan ini dengan saling mencintai keberagaman pada remaja.

Kegiatan Internasional Youth Day 2017 oleh KISARA PKBI Bali merupakan bentuk rangkaian acara yang dimulai dengan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi pada siswa-siswi SMP dan SMA Gurukula, Kabupaten Bangli pada tanggal 22 Juli 2017. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan gambaran luas terkait kesehatan reproduksi dan siswa/siswi mampu mengklaim Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi mereka. Acara kedua yaitu lomba film pendek dan artikel seputar Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi yang mana 6 besar finalis diundang pada perayaan malam puncak. 12 Agustus 2017 sebagai puncak International Youth Day tidak sebatas penandatanganan deklarasi stop bullying, namun juga ada penampilan kreativitas dari remaja – remaja di Bali dengan menampilkan seni musik, tari, teaterikal, dan drill Dance4Life bersama sebagai bentuk kepedulian terkait HIV/AIDS. Pada puncak acara International Youth Day, KISARA PKBI Bali berkesempatan mengundang Kimora, seorang aktivis pada kaum LGBT yang tergambung dalam komunitas PEMUDA dan juga Gede Bagus X-Factor yang merupakan penyanyi nasional yang terkenal melalui ajang pencarian bakat empat tahun silam. “Sebagai remaja hendaknya kita mampu membawa perubahan kearah yang lebih baik bagi bangsa kita, berpikir dan berperilaku positif akan membuat kita menjadi bangsa yang cerdas dan kreatif” satu kalimat singkat yang diucapkan oleh Gede Bagus di sela-sela jeda menyanyi.

Tidak sebatas itu, dalam acara International Youth Day 2017 diundang pula Janar yang merupakan salah satu adik asuh dibawah binaan komunitas Kakak Asuh Bali sebagai bentuk motivasi kepada remaja lain, bahwa ekonomi bukanlah halangan dan keterbatasan untuk menjadi remaja yang cerdas dan inovatif. “Saya sangat senang menjadi bagian dalam perayaan International Youth Day 2017 ini, semoga remaja semakin kontributif” tuturnya. Sebagai penutup di akhir acara perayaan diumukan pemenang lomba film dan artikel International Youth Day 2017. Dimana untuk lomba Artikel Juara 1 diraih oleh Poltekkes Denpasar, Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Kuta Utara, Juara 3 diraih oleh SMK Negeri Bali Mandara, Juara Harapan 1 diraih oleh Universitas Udayana, Juara Harapan 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Kuta Utara, dan Juara Harapan 3 diraih oleh SMK Negeri Bali Mandara, dari total seluruh peserta lomba artikel yang berjumlah 34 buah. Sedangkan untuk lomba Film Pendek Juara 1 diraih oleh ISI Denpasar, Juara 2 diraih oleh IHDN Denpasar, Juara 3 diraih oleh SMA Negeri 1 Singaraja, Juara Harapan 1 diraih oleh SMA Negeri 1 Kubu tambahan, Juara Harapan 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Tabanan, dan Juara Harapan 3 diraih oleh SMP Negeri 9 Denpasar, dari total peserta film pendek yang berjumlah 11 tim. Juara Sinopsis cerita terbaik Film Pendek diraih oleh SMA Negeri 1 Singaraja dan Juara Terfavorit diraih oleh SMP Negeri 9 Denpasar

Pin It

Leave a Reply