PENELITIAN KISARA “Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku tentang Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada Remaja di Kota Denpasar”

photo_2017-04-13_14-19-50

PENDAHULUAN

Kisara (Kita Sayang Remaja) PKBI Daerah Bali melakukan survei terkait pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesehatan reproduksi dan seksual terhadap 1.200 siswa dari 24 sekolah (8 SMP, 8 SMA, dan 8 SMK) di Kota Denpasar selama Juli-September 2016.

PENGETAHUAN

Sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang pubertas (90,67%) sebagian kecil siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang proses reproduksi (10,08%) dan resiko reproduksi (11,42%) dan sebagian siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang IMS dan HIV-AIDS (55,58%)

Sikap

Sebanyak 48,9% siswa berpendapat bahwa perilaku berciuman, berpelukan, dan bersentuhan dapat dilakukan sebelum menikah, 18,7% siswa berpendapat bahwa perilaku petting dan oral seks dapat dilakukan sebelum menikah; dan 16,8% responden berpendapat bahwa hubungan intim (vaginal seks) dapat dilakukan sebelum menikah.

Perilaku

Dari 1200 responden, terdapat 880 (73,33%) yang sudah berpacaran.  Dari siswa yang sudah berpacaran, 14,32% pernah melakukan petting, 9,77% (86 orang) pernah melakukan oral seks, 6,48% (57 orang) pernah melakukan vaginal seks, dan 2,61% (23 orang) pernah melakukan anal seks. Pada siswa yang pernah melakukan vaginal seks, 43,86% tidak pernah menggunakan kondom dan pada siswa yang pernah melakukan anal seks, 43,48% tidak pernah menggunakan kondom.  Rata-rata umur pertama kali melakukan hubungan seksual (oral, vaginal, atau anal seks) yaitu 15,4 tahun dan umur paling muda melakukan hubungan seksual yaitu 11 tahun. Alasan siswa melakukan hubungan seksual tersebut sebagian besar yaitu atas dasar keinginan bersama (43,88%) dan rasa ingin tahu (24,49%).

Pin It

Leave a Reply