Ini dia design layanan kesehatan ramah remaja versi remaja jaman now!

“Creative is intelligence having fun.” –Albert Einstein

Bersenang-senang merupakan salah satu cara untuk bisa berpikir kreatif. Berpikir kreatif adalah cara berpikir yang tidak biasa dan menggunakan metode yang tidak biasa pula. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk berpikir kreatif adalah bermain. Iya, bermain!

Pada tanggal 30-31 Oktober 2018 KISARA bersama dengan remaja-remaja luar biasa di Kota Denpasar melaksanakan lokakarya Design Thinking terkait Layanan Ramah Remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan-kebutuhan remaja terkait akses layanan remaja, apa yang diinginkan remaja terkait Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas, dan apa saja kontribusi pemikiran yang bisa remaja berikan untuk meningkatkan eksistensi PKPR. Pada hari pertama, remaja-remaja dari berbagai SMP di Kota Denpasar diajak berkunjung ke Puskesmas Denpasar Utara I dan Puskesmas IV Denpasar Selatan untuk mengetahui bagaimana kondisi Puskesmas, khususnya PKPR saat ini sehingga remaja dapat memberikan kritik dan saran kepada petugas PKPR untuk optimalisasi PKPR ke depannya.

Peserta mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Puskesmas dipandu langsung oleh Petugas Kesehatan

Kegiatan berlanjut pada hari kedua dengan sharing dan diskusi mengenai apa saja yang remaja butuhkan agar mau dan nyaman mengakses PKPR serta apa harapan mereka untuk PKPR ke depannya. Berdasarkan hasil kunjungan, tantangan Puskesmas saat ini adalah jam operasional yang tidak sesuai dengan jam pulang sekolah remaja, fasilitas ruangan PKPR yang belum memadai, sikap petugas kesehatan yang tidak terlalu ramah, dan alur layanan yang relatif panjang. Untuk memanfaatkan tantangan tersebut menjadi peluang, strategi yang digunakan adalah pelibatan remaja untuk mendesain konsep PKPR yang sesuai dengan kebutuhan remaja melalui bermain-main. Remaja kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk menuangkan pemikirannya dalam bentuk maket.

Selama lebih kurang 2 jam, para remaja tersebut berdiskusi untuk menuangkan keinginan dan harapan mereka, dalam bentuk visual seperti kebutuhan akan ruangan PKPR yang nyaman dan kebutuhan akan aplikasi PKPR. Aplikasi PKPR komprehensif yang dirancang oleh remaja berisikan beberapa content, diantaranya pendaftaran secara online, konseling secara online, edukasi secara online terkait isu remaja, kunjungan petugas kesehatan ke rumah yang dapat di-request secara online, dan juga challenge of the day, maksudnya tantangan-tantangan yang diberikan untuk remaja sehingga lebih memahami kesehatan reproduksi, seperti permainan menjawab soal-soal.

Idealnya, membuat suatu program layanan khusus untuk remaja membutuhkan pelibatan remaja untuk menyumbangkan ide-ide kreatif yang sesuai dengan kebutuhan mereka, terlebih mereka yang akan mengakses PKPR tersebut. Remaja sehat dan bahagia, mereka sungguh luar biasa!

Peserta saat bermain dengan berkreasi

 

Peserta mempresentasikan hasil karya mereka

Pin It

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.