SIMPOSIUM PRAKTIK CERDAS GERAKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (GKIA) 2015

gkia

Ni Luh Pasek Ayu Ningsih
Relawan Kisara PKBI Bali

Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) yang diselenggarakan pada tanggal 19 – 20 Agustus 2015 bertempat di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan sebuah koalisi masyarakat sipil yang terdiri atas berbagai lembaga non-pemerintah internasional dan nasional, organisasi profesi, lembaga mitra pembangunan (UN Agencies) di bidang kesehatan ibu, kesehatan bayi dan anak, kesehatan remaja, dan gizi diluncurkan pada 23 Juni 2010.

GKIA telah berupaya menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar-lembaga di tingkat nasional dan di tingkat provinsi (khususnya provinsi NTT dan provinsi Banten) serta advokasi masyarakat sipil terhadap Pemerintah RI dan Parlemen (Dewan Perwakilan Rakyat) RI.

Dalam rangka ulang tahunnya yang ke-5, GKIA menyelenggarakan Simposium Praktik Cerdas di bidang Kesehatan Ibu, Anak, Remaja, dan Gizi tingkat nasional sebagai wadah berbagi pengetahuan dan keterampilan, serta memberikan ruang dan kesempatan bagi peserta dari daerah untuk berkonsultasi dengan Pemerintah, DPR RI, dan akademisi terkait praktik cerdas yang telah dilaksanakan dan akan dilakukan di masa mendatang.

Kegiatan ini dibuka oleh Mentri Kesehatan RI Ibu Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M (K). Bagi GKIA, Ibu Menkes adalah sosok pengayom karena pada saat diluncurkannya GKIA 5 tahun lalu, Ibu Menkes yang saat itu dipercaya sebagai Utusan Khusus RI untuk MDGs pun juga hadir dan memberikan Keynote Speech. Bersama dengan Wahana Visi Indonesia, Ibu Nila dalam perannya sebagai Utusan Khusus juga telah menjelajah beberapa daerah terpencil Indonesia seperti Pulau Sumba dan Alor di NTT, dan Sofifi di Maluku Utara. Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs selalu terbuka mendukung inisiatif masyarakat sipil untuk memantau perkembangan Strategi Global Kesehatan Perempuan dan Anak, “Every Woman, Every Child” dan rekomendasi dari Komite Global untuk informasi dan akuntabilitas di bidang kesehatan. Pada nantinya, hasil dari Simposium Praktik Cerdas ini akan diserahkan kepada Dirjen yang menjadi fokus GKIA yaitu gizi spesifik, gizi sensitif, kesehatan ibu, bayi dan balita, kesehatan remaja, ketahanan keluarga, dan pembiayaan kesehatan dari berbagai lembaga di berbagai provinsi. Dalam periode ini GKIA disajikan dalam bentuk presentasi oral, video, dan poster.

Kesempatan yang luar biasa mengikuti kegiatan GKIA ini, dapat bertemu saudara-saudara dari Sabang sampai Merauke. Serangkaian acara dikemas menarik dengan peserta dan undangan dari berbagai kalangan baik remaja maupun orang dewasa. Sampai ketemu tahun depan. Partisipasi aktif remaja sangat diharapkan untuk membangun remaja Indonesia yang lebih baik.

Editor: I Gusti Ngurah Edi Putra

Pin It

Leave a Reply