1. PKBI Bali

PKBI BALI

SEJARAH PKBI

PKBI didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 di Jakarta, sebagai lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Perkumpulan ini berdiri dilandasi kepedulian terhadap keselamatan ibu dan anak. Gagasan ini muncul, karena para pendiri perkumpulan yaitu Dr. R Soehato (dokter pribadi Bung Karno) bersama kawan – kawannya pada saat itu (1957) melihat angka kematian ibu dan anak sangat tinggi.

Kematian ibu cukup tinggi, pada umumnya karena pendarahan akibat seringnya melahirkan dan kematian anak juga tinggi antara lain karena proses kelahiran gizi yang kurang sehat dari akibat kehamilan. Untuk merealisasikan cita – cita yang luhur itu maka para pendiri perkumpulan sepakat mendirikan suatu Lembaga Swadaya Masyarakat dengan nama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Kemudian pada tahun 1967 PKBI menjadi anggota Federasi Keluarga Berencana International yaitu IPPF (International Planned Parenthood Federation ) yang berpusat di London.

VISI DAN MISI

Visi
Terwujudnya masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Seksual serta hak – hak kespro dan seksual yang berkesetaraan dan berkeadilan gender

Misi

  1. Memberdayakan anak dan remaja agar mampu mengambil keputusan dan berperilaku bertanggung jawab dalam hal kespro dan seksual serta hak – hak kespro.
  2. Mendorong partisipasi masyarakat, terutama masyarakat miskin, marginal, tidak terlayani, untuk memperoleh akses, informasi, pelayanan, dan hak- hak kespro dan seksual serta berkesetaraan dan berkeadilan gender.
  3. Berperan aktif dalam mengurangi pravalensi Infeksi Menular Seksual (IMS) dan menanggulangi HIV AIDS, serta mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV AIDS (ODHA) dan orang yang hidup dengan HIV AIDS (OHIDA).
  4. Memperjuangkan agar hak – hak reproduksidan seksual perempuan diakui dan dihargai terutama berkaitan dengan berbagai alternatif penanganan kehamilan tidak diinginkan.
  5. Mendapatkan dukungan dari pengambil kebijakan, stakeholder, media dan masyarakat terhadap program kespro dan seksual.
  6. Mempertahankan peran PKBI sebagai LSM pelopor, profesional, kridibel, berkelanjutan dan mandiri dalam bidang kespro dan seksual serta hak – hak kespro dan seksual dengan dukungan relawan dan staf yang profesional.

PROGRAM PKBI BALI

  1. Youth Centre – KISARA
    KISARA (Kita Sayang Remaja) adalah salah satu program PKBI Bali yang terdiri dari relawan – relawan remaja yang peduli remaja. Dibentuk pada tanggal 14 Mei 1994 oleh para relawan remaja dan beberapa pemerhati remaja diantaranya Prof Wimpie Pangkahila, Dokter Mangku Karmaya, dll. Dengan tujuan meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan permasalahan kesehatan reproduksi dan seksualitas seperti meningkatnya angka hubungan seks pranikah yang tidak aman, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual, HIV AIDS hingga penyalahgunaan NAPZA.
    .
  2. Pengembangan Jaringan Pelayanan Kesehatan Reproduksi
  • KYC (KISARA Youth Clinic)
    Klinik ini sudah ada sejak sejak 1 September 2008 ini merupakan salah satu wujud pemenuhan hak remaja untuk dapat mengakses layanan kesehatan yang ramah remaja. Layanan yang diberikan mudah, murah, non diskriminatif. Beberapa layanan yang dapat diakses antara lain:

    • Layanan kesehatan umum
    • Tes buta warna
    • Tes golongan darah
    • Konsultasi berat badan (BB) ideal
    • Permasalahan kesehatan reproduksi remaja, dll
  • Klinik VCT Gumitir
    Klinik VCT merupakan klinik yang diperuntukkan untuk siapa saja yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya terkait HIV dan AIDS. Tidak hanya yang beresiko diperbolehkan memeriksakan diri, tetapi semua yang ingin berkonsultasi bisa datang ke klinik ini. Pemeriksaan akan dilayani oleh Konselor yang ramah, non diskriminatif, dan gratis. Hasil pemeriksaan bersifat rahasia dan hanya akan diketahui oleh konselor dan pasien. Jenis layanan yang dapat diakses. Proses layanan yang akan di laksanakan yaitu:

    • Konseling
    • Laboratorium tes HIV
    • Penyuluhan Kesehatan
  • Klinik IMS Kencana
    Klinik IMS Kencana melayani segala keluhan terkait Infeksi Menular Seksual baik yang diderita remaja maupun orang dewasa. Pasien di klinik ini juga dilayani tenaga-tenaga medis yang ramah dan non diskrimitatif, sehingga tidak perlu khawatir karena kerahasiaan akan sangat terjamin. Jenis layanan:

    • Konseling IMS
    • Pemeriksaan IMS
    • Pengobatan IMS
  • Klinik Catur Warga
    Klinik Catur Warga PKBI adalah klinik yang khusus untuk Pasutri (Pasangan Suami Istri). Jenis layanan:

    • Keluarga Berencana (KB)
    • Alat Kontrasepsi
    • Penanggulangan KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan)
    • Pemeriksaan Kehamilan

Alamat:
Jalan Gatot Subroto IV/6 Denpasar, Bali

Telepon:
(0361) 430214

Pin It